IDENTIFIKASI KANDUNGAN KOMPONEN AKTIF DALAM ECO ENZYME YANG DIHASILKAN DARI BAHAN BAKU ORGANIK DENGAN PERBANDINGAN SUBSTRAT GULA AREN DAN MOLASE
PDF

Keywords

Eco enzymes
organic waste
palm sugar
molasses

Abstract

Berdasarkan data Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2022, timbulan sampah sebesar 36,218,012.28 ton/tahun dan 40.4% merupakan sampah sisa makanan. Salah satu usaha untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah dengan mengelola sampah organik khusus nya limbah buah dan sayur dengan metode eco enzyme. Tujuan: penelitian ini menganalisis karakteristik eco enzyme dengan perbandingan substrat gula aren dan molase. Metode: penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan triangluasi. Pengujian organoleptic untuk mengukur variable aroma dan warna. Juga mengukur pH juga suhu. Hasil: variabel eco-ezyme substrat gula merah memiliki warna cairan coklat keruh, hijau dan hijau kehitaman, sedangkan subtrat molase memiliki warna cairan coklat tua. variabel eco-ezyme substrat molase memberikan aroma asam segar dominan nanas, asam segar aroma kunyit, aroma segar dominan seledri sedangkan substrat gula aren memberikan aroma asam segar dominan nanas, aroma asam segar dominan kunyit, dan memiliki aroma tidak segar, seperti aroma dari sayur yang membusuk. eco enzyme subtrat gula merah menunjukkan pH akhir 6 sedangkan subtrat molase menunjukkan pH akhir 5. Pengukuran suhu eco enzyme subtrat gula merah dan molase menunjukkan suhu 24 ºC hingga 28 ºC. Simpulan. Ada Perbedaan varian eco enzyme dengan perbandingan subtrat gula merah dan molase.
https://doi.org/10.56710/wiyata.v12i2.960
PDF

References

Buckel, K. A. (2009). Ilmu Pangan. Jakarta: UI-Press.

Dawam Suprayogi, R. A. (2022). Analisis Produk Eco Enzyme Dari Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus L.) Dan Jeruk Berastagi (Citrus X sinensis L.). Jurnal Redoks, 19-27.

Larasati, D. A. (2020). Uji Organoleptik Produk Eco-Enzyme Dari Limbah Kulit Buah (Studi Kasus Di Kota Semarang). Seminar Nasional Edusaintek FMIPA UNIMUS. Semarang: UNIMUS.

Miranda putri arianti, T. A. (2025). Pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai Koagulan dan Pupuk Ramah Lingkungan. jurnal Serambi Engineering, 11617-11626.

Nafilah, D. U. (2024). Making a multi-purpose liquid (eco-enzyme) as an alternative for processing household organic waste and reviewing its benefits. Jurnal Pengabdian KOLABORATIF, 17.

Nusantara, E. E. (2020). Modul Belajar Pembuatan Eco Enzyme 2020. Retrieved from Dinas Kabupaten Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleg: https://www.google.com/search?q=Eco-enzyme+dibuat+dengan+mencampurkan+10+bagian+air+(60%25+dari+isi+wadah)%2C+1+bagian+gula+(10%25+dari+jumlah+air)+dan+3+bagian+dari+sampah+sayuran+atau+buah-buahan+hingga+mencapai+80%25+dari+isi+wadah&oq=Eco-enzyme+dibuat

Septi Presenta Dewi, S. D. (2021). Pembuatan dan Uji Organoleptik Eco-enzyme dari Kulit Buah. Seminar Nasional & Call For Paper (pp. 649-657). Solo, Indonesia: Hubisintek.

SIPSN. (2022, mei 12). 2022. Retrieved from SIPSN-Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Win, C. (2014, 12 30). Ecoenzyme Activating the Earth's Self-Healing Power. Retrieved from enzymesos.com: https://enzymesos.com/wp-content/uploads/2014/12/enzyme-english-2011-small.pdf

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan

Indexed By :

Plagiarism screening will be conducted by Jurnal Obsesi Editorial Board using Grammarly® Plagiarism Checker plagiarism screening service powered.