Abstract
Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai adanya peningkatan kadar glukosa (gula) dalam darah akibat masalah dalam penggunaan atau produksi insulin, hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah. Komplikasi dari diabetes melitus adalah ulkus diabetik.Tindakan pembedahan yang dilakukan pada kasus ulkus diabetik adalah tindakan debridement. Komplikasi pada tindakan debridement yaitu terjadinya infeksi pada luka paska tindakan debridement dan pendarahan. Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar Hemoglobin,dan indeks eritrosit pra dan post tindakan debridement pada pasien diabetes melitus tipe 2. Desain penelitian yang digunakan Comparative Study, dengan menggunakan Total Sampling. Data hasil pemeriksaan kemudian dilakukan uji T-Paired untuk melihat perbandingan variabel antara pra debridement dan post debridement. Hasil menunjukan bahwa jumlah leukosit pra dan post debridement, kadar hemoglobin pra dan post debridement dan nilai MCV pra dan post debridement memiliki derajat kesalahan < 5%, sedangkan nilai MCH pra dan post debridement memiliki derajat kesalahan < 5%, dan pada nilai MCHC pra dan post debridement memiliki derajat kesalahan > 5%. Kesimpulan terdapat perbandingan antara kadar hemoglobin terhadap nilai MCV pra dan post debridement namun tidak terdapat perbandingan terhadap nilai MCH dan MCHC pra dan post debridement pada pasien diabetes melitus tipe 2Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri
