Abstract
Latar belakang: Pada tanggal 11 Maret 2020 WHO mengumumkan bahwa Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi. Rendahnya imunitas pada manusia dapat mengakibatkan seseorang mudah terinfeksi virus Covid-19. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan diantaranya melalui protokol kesehatan 5M serta meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu tindakan untuk meningkatkan imunitas yaitu dengan mengonsumsi suplemen kesehatan. Masyarakat dengan pengetahuan yang memadai memiliki kecenderungan dapat memilih serta menggunakan suplemen kesehatan sesuai dengan kondisi dan manfaat bagi tubuh. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan suplemen kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19 pada mahasiwa S1 Farmasi IIK Bhakti Wiyata Kediri. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan kuesioner online. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Farmasi IIK Bhakti Wiyata yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Tingkat pengetahuan responden mayoritas tergolong cukup (58,9%) dan perilaku responden tergolong positif (56,2%). Hasil uji analisis bivariat menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) sehingga dinyatakan ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen dengan nilai koefisien korelasi 0,395. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan suplemen kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri dengan tingkat hubungan antar variabel rendah.References
Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2019. Peraturan Badan pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 tentang Persyaratan Mutu Suplemen Kesehatan. BPOM. Jakarta
Candradewi, SF., Kristina. S.A. 2017. Gambaran Pelaksanaan Swamedikasi dan Pendapat Konsumen di Apotek Mengenai Konseling Obat di Wilayah Bantul Yogyakarta. Pharmaciana, Vol 7. No.1 Mei 2017. Halaman 41-52.
Giriraju, A. 2014. Perception about self-medication practices for oral health problems among the general population of Davangere city, Karnataka, India. J Indian Assoc Public Health Dent. Vol 12(3):219.
Hemila, H. and Chalker, E. 2013. Vitamin C for preventing and treating the common cold.http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/14651858.CD000980.pub4/full Accessed Sep. 08, 2021
Izazi, F., dan Kusuma, A., P. 2020. Hasil Responden Pengetahuan Masyarakat Terhadap Cara Pengolahan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) dan Kencur (Kaemferia galanga) Sebagai Peningkat Imunitas Selama COVID-19 dengan Menggunakan Kedekatan Konsep Program Leximancer. Journal of Pharmacy and Science. Vol. 5 (2) hal 93-97.
Lieberman H.R, Marriott, B.P., Williams, C., Judelson D.A., Glickman E.L., Geiselman, P.J., Dotson, L., Mahoney, C.R. 2015. Patterns of dietary supplement use among college students. Clinical Nutrition. 34(5), pp. 976-985.
Mbanya, N. E., A.M Agbhor., L. Tedong dan N.C Fokunang. 2019. Self-medication among adult patients suffering from dental pain at the Yaoundé central hospital-Cameroon. Journal of Operative and Esthetic Dentistry. Vol 3 No. 1, 1-5
Muharni S, Fina A, dan Maysharah M. 2015. Profile of Drug Information Given by Pharmacist Staff on Self Medication in Pharmacies Located at District Tampan, Pekanbaru. Jurnal Sains Farmasi & Klinis ;2(1):47-53
Mukti, A.W. 2020. Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Warga Kebonsari Surabaya di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sains Farmasi Vol 1 No.1
Nengah, I.B.S., F.A Ahmad., R., A.S Ayu., K. Farah., Fitria, N. E. Happy., A. Hieronimus., N. Safiinatunnajah., A. D Wahyu., A. Yunita., A. Rahem. 2020. Hubungan Usia dengan Pengetahuan dan Perilaku Penggunaan Suplemen pada Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 7 No. 1, 1-7
Oktaviana, E., I. R. Hidayati, L. Priatianty. 2017. Pengaruh Pengetahuan terhadap Penggunaan Obat Parasetamol yang Rasional dalam Swamedikasi (Studi pada Ibu Rumah Tangga di Desa Sumberpoh Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo). Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol. 4 No. 2
Onchonga, D., 2020. A Google Trends study on the interest in self-medication during the 2019 novel coronavirus (COVID-19) disease pandemic. Saudi Pharm. J. 28 (7), 903–904.
Pratiwi, Puji Ningrum, Liza Pristianty, gusti Noorrizka, Anila Impian. 2014. Pengaruh pengetahuan terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Anti Inflamasi Non-steroid Oral pada Etnis Thionghoa di Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas Vol 1 No 2 hal 36-40
Ronis MJJ, Pedersen KB, Watt J 2018, 'Adverse effects of nutraceuticals and dietary supplements', Annual Review of Pharmacology and Toxicology, 58, pp. 583-601.
Satrianingrum, A. P., & Prasetyo, I. (2020). Persepsi Guru Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 633–640.
Sumayyah, S., Salsabila, N. 2017. Obat Tradisional : Antara Khasdiat dan Efek Sampingnya. Majalah farmasetika Vol 2 No 5
Syafitri, I. N., Hidayati, I.K., Pristiant, L. 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan terhadap Penggunaan Obat Paracetamol Rasional. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol. 4 No. 1
Zulkarni. R., Azyenela, L., dan Penny, D.Y. 2019. Perilaku Keluarga Dalam Swamedikasi Obat Herbal. Jurnal Kesehatan Vol 2 No.10
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri
