Abstract
Latar belakang Kasus karsinoma paru di Instalasi Onkologi Radiasi Rumah sakit X Jakarta Timur biasanya dilakukan dengan teknik radioterapi three dimensional conformal radiation therapy (3D-CRT) atau teknik IMRT dan menggunakan body base plate serta masker thermoplastik. Pasien karsinoma paru dengan vena cava superior syndrome (VCSS) dilakukan teknik 3D-CRT dengan alat imobilisasi berupa breast board. Alat imobilisasi breast board biasanya digunakan untuk pasien dengan kasus kanker payudara, namun di Rumah sakit X Jakarta Timur alat imobilisasi ini dimanfaatkan untuk pasien VCSS yang tidak dapat berbaring penuh dengan tujuan mengurangi rasa sesak pasien.VCSS merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat adanya penekanan vena cava superior oleh tumor mediastinum yang bersifat ganas maupun jinak. Tujuan Penelitian menjelaskan teknik 3D-CRT pada kasus VCSS menggunakan breast board di instalasi onkologi radiasi Rumah sakit X Jakarta Timur. Metode Penelitian kualitatif yang dilakukan untuk mendeskripsikan terapi radiasi dengan teknik 3D-CRT pada kasus VCSS yang menggunakan Breast board di Instalasi Onkologi Radiasi Rumah sakit X Jakarta Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 di Instalasi Onkologi Radiasi Rumah sakit X Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pesawat LINAC, EPID, komputer TPS, Data set up pasien CT simulator, Breast board, Lembar Observasi, Lembar Pedoman wawancara dan Hasil dokumentasi. Data-data hasil pengumpulan data akan dianalisa secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian naratif. Hasil Penelitian prosedur terapi radiasi teknik 3D-CRT pada VCSS dengan menggunakan alat imobilisasi breast board sudah sesuai dengan SPO yang berlaku di rumah sakit. Rata-rata pergeseran titik koordinat x sebesar 0,4 cm, titik koordinat y sebesar 0,4 cm, titik koordinat z sebesar 0,0 cm sehingga hal ini sudah sesuai dengan rekomendasi ICRU report 50 dan 62 yakni toleransi nilai pergeseran sebesar 3-5 mm. Simpulan penggunaan breast board dinilai efektif dilakukan untuk mengurangi rasa sesak pasien dan meminimalisir pergeseran pasien saat pernyinaran radiasi.References
Anggraini, S. (2019) ‘Teknik Radioterapi 3 Dimensional Conformal Radiation Therapy Pada Kasus Kanker Paru Dengan Blok Konvensional Cerrobend Di Rumah Sakit Pusat Pertamina’.
Aullya, S.E. (2020) ‘Pembuatan Alat Bantu Imobilisasi Breast Board Modifikasi Pada Kasus Kanker Payudara di Instalasi Radioterapi di Rumah Sakit Pusat Pertamina’.
Cahyono, A.T. and Munandar, A. (2020) ‘Peran Radioterapi dan Tatalaksana Umum Sindrom Vena Kava Superior’, Radioterapi & Onkologi Indonesia, 10(2), pp. 54–61. Available at: https://doi.org/10.32532/jori.v10i2.104.
Farago, A.F. and Keane, F.K. (2018) ‘Current standards for clinical management of small cell lung cancer’, Translational Lung Cancer Research, 7(1), pp. 69–79. Available at: https://doi.org/10.21037/tlcr.2018.01.16.
Hartanto, S. and Djakaria, H.. (2016) ‘Peran Radioterapi pada Karsinoma Neuroendokrin Jenis Karsinoma Sel Kecil pada Serviks’, Radioterapi & Onkologi Indonesia, 7(1), pp. 18–25. Available at: https://doi.org/10.32532/jori.v7i1.41.
Hinton, J. et al. (2018) ‘Superior vena cava syndrome in a patient with locally advanced lung cancer with good response to definitive chemoradiation: A case report’, Journal of Medical Case Reports, 12(1), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.1186/s13256-018-1843-4.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri
