Abstract
Latar belakang: Salah satu tindakan pencegahan dan penanggulangan penyakit yang menjadi program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah menurut pemerintah adalah cuci tangan. Pada tahun 2021 data masyarakat ber-PHBS di Kabupaten Indramayu sebesar 50,59% dimana angka tersebut cukup rendah dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat (Dataset Dinas Kesehatan Jawa Barat, 2021). Data BPS menunjukan presentase kepatuhan masyarakat dalam mencuci tangan yaitu sebesar 75,38% (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2021). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Handwashing Dance pada siswa SD Negeri Tunas Harapan. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu metode quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan disproposionate stratified random sampling dan didapatkan 100 sampel yang terbagi di setiap kelas. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar Pre-tes and Post-test. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan untuk tingkat pengetahuan memiliki kategori Baik sebanyak 10%, Cukup 68% dan Kurang 22%. Sikap responden sebelum perlakuan dengan kategori Baik sebanyak 24%, Cukup 59% dan Kurang 17%. Perilaku responden sebelum perlakuan dengan kategori Baik sebanyak 8%, Cukup 70% dan Kurang 22%. Setelah diberikan perlakuan terjadi perubahan tingkat pengetahuan dengan kategori Baik sebanyak 27%, Cukup 53%, dan Kurang 20%. Sikap responden setelah perlakuan dengan kategori Baik sebanyak 28%, Cukup 59%, dan Kurang 9%. Perilaku responden setelah perlakuan didapatkan hasil dengan kategori Baik 22%, Cukup 76%, dan Kurang 2%. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p-value <0,001 yang artinya terdapat peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku siswa setelah perlakuan. Simpulan: Terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan metode Handwashing Dance pada siswa terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku cuci tanganReferences
Badan Pusat Statistik Indonesia. 2021. Tingkat Kepatuhan Masyarakat untuk Cuci Tngan 75,38%.
Dataset Dinas Kesehatan Jawa Barat. 2021. Data Masyarakat Kabupaten di Jawa Barat yang ber-PHBS.
Erliyani, R. 2022. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video Animasi Handwashing Dance Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mencuci Tangan Anak. Masker Medika, 10(1), 623-630.
Kartika, M., Widagdo, L., & Sugihantono, A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa Sekolah Dasar Negeri Sambiroto 01 Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(5), 339-346.
Kementererian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Penyakit Diare dan ISPA.
Lestari, N. K. M. K. D., Negara, I. M. K., & Wulansari, N. T. (2020). Pengaruh Demonstrasi Hand Washing Dance Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Usia Sekolah Tentang Mencuci Tangan Yang Benar Di Sdn 2 Pemecutan. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 4(1), 14-20.
Nirmala, B., Saraswati, M., & Annuar, H. 2021. Handwashing Dance Sebagai Literasi Kesehatan Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kreatif Online, 9(1), 121-130.
Swarjana, I.K., 2022 Konsep Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Persepsi, Stres, Kecemasan, Nyeri, Dukungan Sosial, Kepatuhan, Motivasi, Kepuasan, Pandemi Covid-19, Akses Layanan Kesehatan Lengkap Dengan Konsep Teori,, Cara Mengukur Variabel, Dan Contoh Kuesioner. Andi: Yogyakarta.
Yuhanna, W. L., & Mumtahanah, M. 2019. Upaya Meningkatkan Kebiasaan Mencuci Tangan melalui Hand Washing Dance pada Siswa PAUD Al Abror Desa Bulakrejo Kabupaten Madiun. BAKTIMAS: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 1(1), 13-19.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri
