Abstract
Salah satu pencemar utama lingkungan adalah timbal (Pb). Timbal adalah zat aditif yang ditambahkan ke bahan bakar sebagai campuran bensin untuk meningkatkan pembakaran dan meningkatkan kinerja kendaraan. Timbal adalah jenis logam berat yang dapat merusak tubuh. Timbal mudah diserap oleh tubuh dan dapat terakumulasi dalam jaringannya. Timbal dapat memasuki tubuh melalui sistem pernafasan, oral, dan permukaan kulit. Karena timbal dapat mengganggu sistem heme dalam darah, menyebabkan anemia, kadar timbal tinggi dalam darah dapat menyebabkan trombosit menjadi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar timbal (Pb) dan jumlah trombosit darah pada petugas SPBU Desa Mekikis berhubungan satu sama lain. Penelitian ini dirancang untuk menggunakan pendekatan cross-sectional. Untuk penelitian ini, 10 petugas SPBU menggunakan teknik sampling purposive. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar timbal dan trombosit petugas SPBU Desa Mekikis rata-rata 0,4344 ppm dan 293.500/UL, masing-masing. Nilai signifikan uji korelasi Spearman adalah 0,391, dengan nilai signifikan lebih dari 0,05, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kadar timbal dan jumlah trombosit dalam darah merekaReferences
Alsuhendra, R. (2013). Bahan Toksik Dalam Makanan.
Ayu, F., Afridah, W., & Rhomadhoni, M. N. (2016). Hubungan Karakteristik Pekerjaan Dengan Kadar Timbal Dalam Darah (Pbb) Pada Operator Spbu Di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun 2016.
Bada, S. S. E., Rahim, M. R., & Wahyuni, A. (2013). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Timbal (Pb) Dalam Darah Sopir Koperasi Angkutan Kota Mahasiswa Dan Umum (Kakmu) Trayek 05 Kota Makassar.
Gunawan, L., Setiani, O., & S. (2013). Hubungan Kadar Timah Hitam Dalam Darah Dengan Jumlah Lekosit , Trombosit , Dan Aktifitas Superoxide Dismutase ( Sod ) Pada Pekerja Timah Hitam Di Kabupaten Tegal The Association Beetwen Blood Lead Level With The Amount Of Lekosit , Trombosit , And Superox. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(2), 106–110.
Hasanah, Z., Suhartono, S., & Dewanti, N. A. Y. (2018). Pengaruh Kadar Timbal Dalam Darah Terhadap Jumlah Trombosit Pada1ibu Hamil Di1daerah Pantai Kabupaten1brebes. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 6(6), 393–398.
Naria, E. (2005). Mewaspadai Dampak Bahan Pencemar Timbal (Pb) Di Lingkungan Terhadap Kesehatan. Jurnal Komunikasi Penelitian, 17(4), 66–72.
Putri, M. P. (2021). Perbandingan Kadar Timbal (Pb) Pada Rambut Dan Kuku Petugas Spbu Dengan Metode Spektrofotometri Aas. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan Dan Analisisnya, 2(1), 25–31.
Rinawati, D., Barlian, B., & Tsamara, G. (2020). Identifikasi Kadar Timbal (Pb) Dalam Darah Pada Petugas Operator Spbu 34-42115 Kota Serang. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 7(1), 1–8.
Rosita, B., & Widiarti, L. (2018). Hubungan Toksisitas Timbal (Pb) Dalam Darah Dengan Hemoglobin Pekerja Pengecatan Motor Pekanbaru. Seminar Kesehatan Perintis, 1(1).
Sinurat, M. T. (2020). Gambaran Jumlah Trombosit Pada Pekerja Yang Terpapar Timbal (Pb).
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri
