EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI
PDF

Keywords

Petani
Gapoktan
Rheumatoid Arthritis
Rhematoid factor
Asam Urat

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
PDF

References

Astrilian, T. dan Yuniartika, P. (2024). Penyuluhan kesehatan masyarakat: Penatalaksanaan perawatan penderita asam urat menggunakan media booklet, Holistik Jurnal Kesehatan, Volume 18, No.1, Maret 2024: p. 18-25

Cahayani, IP., Shafriani, NR dan Biamtoro, A. (2024). Gambaran Hasil Pemeriksaan Rheumatoid Faktor pada Petani Didesa Sidoluhur Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Yogyakarta, Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 8 Nomor 3, p. 40049-40054

Guo, Q. (2018) ‘Rheumatoid arthritis: Pathological mechanisms and modern pharmacologic therapies’, Bone Research, 6(1). doi: 10.1038/s41413-018-0016-9.

Hidayat, R., Suryana, BPP, Wijaya, LK, et al. (2021). Diagnosis dan Pengelolaan Artritis Reumatoid, Rekomendasi Perhimpunan Reumatologi Indonesia, Jakarta.

Mawaddah, N., dan Sudianto, H. (2019). Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Nyeri PadaPasien Rematik Di Puskesmas Jati Kota Probolinggo. Medica Majapahit (Jurnal Ilmiah Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit), 11(2), 41–48.

Smollen, JS, Aletaha, D. dan Mclnnes, IB. (2016). Rheumatoid Arthritis. The Lancet, pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, Oct 22;388(10055), p. 2023-2028

Syamsuddin, A. B., dan Hasrida, H. (2019). Pemberdayaan Petani Bawang Merah Terhadap Kesejahteraan Keluarga Kolai Kabupaten Enrekang. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 2(1).

Wahid, F. A. Z., Puguh, S., dan Victoria, A. Z. (2021). Hubungan Faktor Spiritual Dan Faktor Demografi (Usia, Jenis Kelamin, Pendidikan dan Pekerjaan) Terhadap Kualitas Hidup Penderita Rheumatoid Arthritis.

Wasilah, H., Mahardika, P., Hastuti, H., Farida, L.N dan Prasetyanto, D. (2023). Upaya Promotif Dan Preventif Asam Urat Melalui Senam Sendi Pada Masyarakat Di Kelurahan Pondok Labu, Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), Volume 6 Nomor 9 Tahun 2023, P. 3584-3596