Pendampingan Manajemen Mandiri Diabetes Mellitus dan Perawatan Luka Diabetik bagi Lansia di Posyandu Kantil Desa Tambakrejo

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang banyak dijumpai pada lansia. DM pada lansia memerlukan pengelolaan mandiri yang konsisten untuk mencegah komplikasi seperti luka kaki diabetik, namun keterbatasan informasi sering kali menjadi hambatan utama dalam manajemen kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas manajemen mandiri DM dan perawatan luka diabetik di Posyandu Kantil, Desa Tambakrejo. Metode: Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif dan pendampingan individu dengan memanfaatkan media materi PPT dan leaflet. Evaluasi tingkat pemahaman dilakukan terhadap 30 peserta menggunakan kuesioner manajemen mandiri DM  dan perawatan luka diabetik berbasis skala 7 poin. Hasil: Peserta didominasi oleh perempuan (63,3%, n=19) dan kelompok lansia berusia  60 tahun (83,3%, n=25). Pasca pendampingan, terjadi peningkatan rerata skor pemahaman peserta dari 3,87 ± 1,11 (pre-test) menjadi 5,83 ±1,15 (post-test) dari skor maksimum 7. Kesimpulan: Pendampingan manajemen mandiri DM dan perawatan luka diabetik menggunakan media materi PPT dan leaflet efektif meningkatkan pemahaman kesehatan lansia di Posyandu Kantil Desa Tambakrejo, sehingga dapat dijadikan sarana edukasi berkelanjutan untuk mendukung kepatuhan perawatan mandiri di rumah. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Luka Diabetik, Lansia, Manajemen Mandiri, PPT & Leaflet, Posyandu Kantil
pdf