Abstract
Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kesehatan dan perkembangan remaja, terutama pada masa pubertas yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik dan psikologis. Siswi kelas VII MTS Hidayatus Sholihin berada pada masa remaja awal yang membutuhkan informasi yang tepat mengenai pubertas, menstruasi, dan kebersihan organ reproduksi. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi mengenai kesehatan reproduksi serta mengetahui efektivitas edukasi melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang didukung media PowerPoint dan leaflet, dengan melibatkan 59 siswi kelas VII. Pengetahuan peserta diukur menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) edukasi. Data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 16,19 pada pre-test menjadi 19,75 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -5,55 dengan p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi mengenai kesehatan reproduksi. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah.
Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, Edukasi Kesehatan, Remaja Putri, Pubertas, Pengetahuan