FAKTOR RISIKO KEJADIAN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUNTINYUAT

Hairil Akbar

Abstract


Background: leprosy transmission is still a public health problem. In several regions in Indonesia the leprosy prevalence rate was still high and the problems caused were complex. Indramayu Regency was classified as a high endemic area of leprosy. This could be seen from the prevalence rate which reached 1.6 per 10,000 population. Data from the Indramayu Regency Health Office showed that in 2017 there were 257 cases of leprosy. Objective: the purpose of this study was to analyze the risk factors for leprosy in the working area of the Juntinyuat Health Center. Methods: this study applied observational analytic study with a case control approach. The number of samples was 60 consisting of 30 cases and 30 controls. The sampling technique was carried out with total sampling that fulfilled the sampling criteria, while the control sample was taken by accidental sampling. The data was processed using the chi-square test. Results: the contact history study (OR = 38.5; CI95%, 7.415-199.8 p = 0.000), occupancy density (OR = 3.50 95% CI, 1.112-11.017 p = 0.028), and personal hygiene (OR = 3.14; 95% CI, 1.066-9.267 p = 0.035). Conclusion:  Therefore, in can be concluded that contact history, occupancy density, and personal hygiene were risk factors for leprosy in the working area of Juntinyuat Health Center.


Keywords


Leprosy, contact history, occupancy density, personal hygiene

Full Text:

PDF

References


Amira, N., & Sulistyorini, L. (2017). Hubungan Higiene Perorangan Anak dengan Kejadian Kusta Anak di Kabupaten Pasuruan Tahun 2014-2015. Sari Pediatri, 18(3), 187. https://doi.org/10.14238/sp18.3.2016.187-91

Aprizal, Lazuardi, L., & Soebono, H. (2017). Faktor risiko kejadian kusta di kabupaten Lamongan Risk factors of leprosy in district of Lamongan. Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Journal of Community Medicine and Public Health), 33(9), 427–432.

Blok, D. J., De Vlas, S. J., & Richardus, J. H. (2015). Global elimination of leprosy by 2020: are we. Parasites and Vectors, 8(1). https://doi.org/10.1186/s13071-015-1143-4

Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. (2018). Rencana Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Donadeu, M., Lightowlers, M. W., Fahrion, A. S., Kessels, J., & Abela-Ridder, B. (2017). Global leprosy update, 2016: accelerating reduction of disease burden. Releve Epidemiologique Hebdomadaire, 92(35), 501–519.

Entjang I. (2003). Mikrobiologi dan Parasitologi untuk Akademi Keperawatan dan Sekolah Tenaga Kesehatan yang Sederajat. PT. Citra Aditya Bakti.

Ferreira, S. B. enevide., Yonekura, T., Takahashi, J., Ignotti, E., Cortela, D. da C. B. oamort., & Soares, C. B. (2015). Rifampicin chemoprophylaxis in preventing leprosy in contacts of patients with leprosy: a comprehensive systematic review protocol. JBI Database of Systematic Reviews and Implementation Reports, 13(2), 84–100. https://doi.org/10.11124/jbisrir-2015-1800

Idayani, T. N., Windraswara, R., & Prameswari, G. N. (2017). Analisis Spasial Faktor Risiko Lingkungan dengan Kejadian Kusta di Wilayah Pesisir. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 1(4), 120–130. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/15231

Isro’in, L Andarmoyo, S. (2012). Personal Hygiene Konsep, Proses Dan Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan. Graha Ilmu.

Kementrian Kesehatan RI. (2015). 25 januari hari kusta sedunian. Pusat Data dan Informasi Kementrian dan Kesehatan RI.

Kora, B. (2016). Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Saumlaki Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2010-2011. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(4), 236–242. https://doi.org/10.30597/MKMI.V9I4.460

Lisdawanti Adwan, Rismayanti, W. (2013). Faktor Risiko Kondisi Hunian Terhadap Kejadian Penyakit Kusta di Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI), 1–9.

Martomijoyo, R. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Kusta Pada Penduduk Di Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu Tahun 2012. Gema Wiralodra, 7(11), 65–70.

Moet, F. J., Pahan, D., Schuring, R. P., Oskam, L., & Richardus, J. H. (2006). Physical Distance, Genetic Relationship, Age, and Leprosy Classification Are Independent Risk Factors for Leprosy in Contacts of Patients with Leprosy. The Journal of Infectious Diseases, 193(3), 346–353. https://doi.org/10.1086/499278

Muharry, A. (2014). Faktor Risiko Kejadian Kusta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 174–182.

Muntasir, M., Salju, E. V, & Rulianti, L. P. (2018). Studi Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Kusta Pada Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang Tahun 2017. Jurnal Info Kesehatan, 16(2), 197–213. https://doi.org/10.31965/infokes.vol16.iss2.223

Ningrum Apriani, D., Rismayati, R., & Wahiduddin, W. (2014). Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kusta di Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(1), 51–57.

Norlatifah, Adi Heru Sutomo, S. (2013). Hubungan Kondisi Fisik Rumah, Sarana Air Bersih dan Karakteristik Masyarakat dengan Kejadian Kusta di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, 4(3), 182–195. https://doi.org/10.12928/kesmas.v4i3.1016

Patmawati, P., & Setiani, N. O. (2015). Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku Penderita Kusta di Kabupaten Polewali Mandar. Buletin Penelitian Kesehatan, 43(3), 207–212. https://doi.org/10.22435/bpk.v43i3.4348.207-212

Puskesmas Juntinyuat. (2017). Profil Kesehatan wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat.

Amira, N., & Sulistyorini, L. (2017). Hubungan Higiene Perorangan Anak dengan Kejadian Kusta Anak di Kabupaten Pasuruan Tahun 2014-2015. Sari Pediatri, 18(3), 187. https://doi.org/10.14238/sp18.3.2016.187-91

Aprizal, Lazuardi, L., & Soebono, H. (2017). Faktor risiko kejadian kusta di kabupaten Lamongan Risk factors of leprosy in district of Lamongan. Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Journal of Community Medicine and Public Health), 33(9), 427–432.

Blok, D. J., De Vlas, S. J., & Richardus, J. H. (2015). Global elimination of leprosy by 2020: are we. Parasites and Vectors, 8(1). https://doi.org/10.1186/s13071-015-1143-4

Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. (2018). Rencana Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Donadeu, M., Lightowlers, M. W., Fahrion, A. S., Kessels, J., & Abela-Ridder, B. (2017). Global leprosy update, 2016: accelerating reduction of disease burden. Releve Epidemiologique Hebdomadaire, 92(35), 501–519.

Entjang I. (2003). Mikrobiologi dan Parasitologi untuk Akademi Keperawatan dan Sekolah Tenaga Kesehatan yang Sederajat. PT. Citra Aditya Bakti.

Ferreira, S. B. enevide., Yonekura, T., Takahashi, J., Ignotti, E., Cortela, D. da C. B. oamort., & Soares, C. B. (2015). Rifampicin chemoprophylaxis in preventing leprosy in contacts of patients with leprosy: a comprehensive systematic review protocol. JBI Database of Systematic Reviews and Implementation Reports, 13(2), 84–100. https://doi.org/10.11124/jbisrir-2015-1800

P-ISSN 2355-6498 | E-ISSN 2442-6555

Korespondensi: E-mail: hairilakbar@stikesgrahamedika.ac.id

Hairil Akbar | Faktor Risiko Kejadian Kusta …..

Jurnal Wiyata, Vol. No. Tahun 2020

Idayani, T. N., Windraswara, R., & Prameswari, G. N. (2017). Analisis Spasial Faktor Risiko Lingkungan dengan Kejadian Kusta di Wilayah Pesisir. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 1(4), 120–130. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/15231

Isro’in, L Andarmoyo, S. (2012). Personal Hygiene Konsep, Proses Dan Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan. Graha Ilmu.

Kementrian Kesehatan RI. (2015). 25 januari hari kusta sedunian. Pusat Data dan Informasi Kementrian dan Kesehatan RI.

Kora, B. (2016). Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Saumlaki Kabupaten Maluku Tenggara Barat Tahun 2010-2011. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(4), 236–242. https://doi.org/10.30597/MKMI.V9I4.460

Lisdawanti Adwan, Rismayanti, W. (2013). Faktor Risiko Kondisi Hunian Terhadap Kejadian Penyakit Kusta di Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI), 1–9.

Martomijoyo, R. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Kusta Pada Penduduk Di Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu Tahun 2012. Gema Wiralodra, 7(11), 65–70.

Moet, F. J., Pahan, D., Schuring, R. P., Oskam, L., & Richardus, J. H. (2006). Physical Distance, Genetic Relationship, Age, and Leprosy Classification Are Independent Risk Factors for Leprosy in Contacts of Patients with Leprosy. The Journal of Infectious Diseases, 193(3), 346–353. https://doi.org/10.1086/499278

Muharry, A. (2014). Faktor Risiko Kejadian Kusta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 174–182.

Muntasir, M., Salju, E. V, & Rulianti, L. P. (2018). Studi Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Kusta Pada Wilayah Kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang Tahun 2017. Jurnal Info Kesehatan, 16(2), 197–213. https://doi.org/10.31965/infokes.vol16.iss2.223

Ningrum Apriani, D., Rismayati, R., & Wahiduddin, W. (2014). Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kusta di Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(1), 51–57.

Norlatifah, Adi Heru Sutomo, S. (2013). Hubungan Kondisi Fisik Rumah, Sarana Air Bersih dan Karakteristik Masyarakat dengan Kejadian Kusta di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, 4(3), 182–195. https://doi.org/10.12928/kesmas.v4i3.1016

Patmawati, P., & Setiani, N. O. (2015). Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku Penderita Kusta di Kabupaten Polewali Mandar. Buletin Penelitian Kesehatan, 43(3), 207–212. https://doi.org/10.22435/bpk.v43i3.4348.207-212

Puskesmas Juntinyuat. (2017). Profil Kesehatan wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat.

P-ISSN 2355-6498 | E-ISSN 2442-6555

Korespondensi: E-mail: hairilakbar@stikesgrahamedika.ac.id

Hairil Akbar | Faktor Risiko Kejadian Kusta …..

Jurnal Wiyata, Vol. No. Tahun 2020

Puspitaningrum, D. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Perawatan Organ Genitalia Eksternal Pada Anak Usia 10-11 Tahun Yang Mengalami Menarche Dini Di Sekolah. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 7(2), 130. http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/download/498/547

Ramli, R. (2016). Indeks Risiko Sumber Penularan Aktif Kejadian Kusta Pada Anak di Kabupaten Bangkalan Tahun 2015. Universitas Airlangga.

Rini Lestari, Firdaus J Kunoli, M. A. (2019). Faktor Risiko Kejadian Kusta di Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1).

Siswanti, & Wijayanti, Y. (2018). Faktor Risiko Lingkungan Kejadian Kusta. Higeia(Journal of Public Health Research and Development), 2(3), 352–362. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/higeia.v2i3.23619

Suharmadi. (2005). Perumahan Sehat, Sekolah Pembantu, Pemilik Higiene. Proyek Pengembangan Pendidikan Tenaga Sanitasi Pusat.

Susanti, K. N., & Azam, M. (2016). Hubungan Status Vaksinasi Bcg, Riwayat Kontak Dan Personal Hygiene Dengan Kusta Di Kota Pekalongan. Unnes Journal of Public Health, 5(2), 130. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i2.10121

Tietjen, L. (2004). Panduan Pecegahan Infeksi untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Sumber Daya Terbatas. Penerjemah Saifuddin, Abdul dkk. Yayasan Bina Pustaka.

Wicaksono, M. A., Faisya, A. F., & Budi, I. S. (2015). Hubungan Lingkungan Fisik Rumah dan Karakteristik Responden dengan Penyakit Kusta Klinis di Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 6(November), 167–177.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

© All rights reserved 2017. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri

ISSN Print: 2355-6498

ISSN Online: 2442-6555

Editor's Address

Street. KH. Wahid Hasyim 65
Kediri East Java Indonesia
Postal Code: 64114
Email: jurnalwiyata@iik.ac.id
Phone. 0354 773299/773535 ext 303
Fax. 0354 721539

View My Website:

 

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License