FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN KEDONDONG (Spondias dulcis F.) TERHADAP LUKA BAKAR PADA TIKUS WISTAR (Rattus novergicus)

Erfan Erfan Tri Prasongko, Wimma Wimma Muzayyidin

Abstract


Latar Belakang: Kedondong memiliki banyak manfaat pada pengobatan borok, kulit perih, dan luka bakar. Tujuan: Menguji efektivitas sediaan gel ekstrak etanol daun kedondong (Spondias dulcis F) terhadap pengobatan luka bakar dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu FI 2,5%,FII 5% dan FIII 7,5% dengan karbopol 940 sebagai gelling agent. Metode: Uji kualitas sediaan gel yang di lakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar dan daya lekat. Uji efektivitas gel dilakukan pada 5 kelompok perlakuan dimana setiap tikus dibuat luka bakar mengunakan lempeng koin yang dipanaskan. Pengolesan luka dan pengukuran diameter luka dilakukan setiap hari sampai hari ke-11. Data dianalisa secara statistik menggunakan metode one way Anova dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significant Different). Hasil: Hasil analisa menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi gel ekstrak daun kedondong memberikan perbedaan yang bermakna terhadap pH dengan nilai sig 0,000 (< 0,05), daya sebar dengan nilai sig 0,007 (< 0,05), daya lekat dengan nilai sig 0,000 (< 0,05), dan uji efektivitas terhadap tikus putih didapatkan nilai sig 0,02 (< 0,05). Simpulan dan saran: Perbedaan konsentrasi ekstrak dalam gel tidak mempengaruhi uji organoleptis dan uji homogenitas sediaan. Gel ekstrak daun kedondong (Spondias dulcis F.) memiliki efektivitas terhadap luka bakar. Diperlukan pengujian terkait uji stabilitas serta keamanan gel ekstrak etanol daun kedondong (Spondias dulcis F.).

Full Text:

PDF

References


Akbar, B. (2010). Tumbuhan Dengan Kandungan Senyawa Aktif Yang Berpotensi Sebagai Bahan Antifertilitas. Jakarta: Adabia Press.

Aryati, Y. V. P., Setiawan, I., Ariani, N. R., & Hastuti, D. D. (2019). Pengaruh Gel Kombinasi Ekstrak Kulit Semangka ( Citrullus Lanatus( Thunb.)) Dan Ekstrak Kulit Manggis (GarciniaMangostana L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci. Indonesian Journal On Medical Science, 6(1), 73–78.

Balqis, U., Masyitha, D., & Febrina, F. (2014). Proses Penyembuhan Luka Bakar dengan Gerusan Daun Kedondong (Spondias dulcis F.) dan Vaselin pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) secara Hhistopatologis. Jurnal Medika Veterinaria, 8(1), 9–14.

Balqis, U., Rasmaidar, & Marwiyah. (2014). Gambaran Histopatologis Penyembuhan Luka Bakar Menggunakan Daun Kedondong (Spondias dulcis F.) dan Minyak Kelapa pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal Medika Veterinaria, 8(1), 31–36.

Elmitra, Dharmayanti, L., Herlina, & Rikomah, S. E. (2017). Uji Efektivitas Gel Ekstrak Buah Tomat (Lycopersicum esculentum MIll) terhadap Luka Bakar Superfisial pada Kelinci Jantan Putih. SCIENTIA Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 7(2), 134–140.

Hafsari, A. R., Cahyanto, T., Sujarwo, T., & Lestari, R. I. (2015). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) LESS.) terhadap Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat. Jurnal Kajian Islam, Sains, Dan Teknologi, 10(1), 141–161.

Leong, X.-F., Ng, C.-Y., & Jaarin, K. (2015). Animal Models in Cardiovascular Research: Hypertension and Atherosclerosis. BioMed Research International, 2015(ii), 1–11.

Lieberman, A. H., Rieger, M. M., & Banker, S. G. (1998). Pharmaceutical Dosage Forms: Dispers Sistem (2nd ed.). New York, USA: Marcell Dekker.

Mappa, T., Edy, H. J., & Kojong, N. (2013). Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucida (L) H.B.K) dan Uji Efektivitasnya terhadap Luka Bakar pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(02), 49–56.

Mugford, S. T., & Osbourn, A. (2013). Saponin Synthesis and Function. Springer Science+Business Media New York, (January 2013), 405–424.

Pasaribu, S. P., Nuriah, W., & Erwin. (2013). Uji Toksisitas dan Aktivitas Antibakteri Berbagai Fraksi Ekstrak Daun Tanaman Kamboja (Plumeria acuminate Ait.). Jurnal Kimia Mulawarman, 10(2), 94–99.

Singh, D., Nag, M. K., & Patel, S. (2013). Treatment Strategies in Burn Wounds : An Overview Treatment Strategies in Burn Wounds : An Overview. Research J. Pharmacology and Pharmacodynamics, 5(6), 341–352.

Tabassum, N., & Ahmad, F. (2011). Role of natural herbs in the treatment of hypertension. Pharmacognosy Reviews, 5(9), 30–40.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

© All rights reserved 2017. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri

ISSN Print: 2355-6498

ISSN Online: 2442-6555

Editor's Address

Street. KH. Wahid Hasyim 65
Kediri East Java Indonesia
Postal Code: 64114
Email: jurnalwiyata@iik.ac.id
Phone. 0354 773299/773535 ext 303
Fax. 0354 721539

View My Website:

 

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License