PENGUJIAN FITOKIMIA DAN PENENTUAN PARAMETER KINETIK ENZIM DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK INFUSA AIR SELEDRI

Rahma Diyan Martha, Atiqoh Zummah

Abstract


Latar belakang: Hiperurisemia merupakan kelainan metabolisme karena produksi asam urat yang berlebih. Prevalensi hiperurisemia di Indonesia diperkirakan antara 2,3-17,6%, sehingga penelitian mengenai obat antihiperuresemia sangat dibutuhkan saat ini. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas infusa batang seledri terhadap parameter kinetic enzim xantin oksidase. Metode: spektrofotometri UV untuk mengukur kadar asam urat. Hasil: pengujian kandungan senyawa bahan aktif menunjukkan hasil positif pada pengujian flavonoid. Parameter kinetik enzim Km dan Vmaks menunjukkan perubahan nilai dengan adanya penambahan infusa batang seledri. Nilai Km enzim adalah sebesar 90,00 ppm, dan nilai Vmaks enzim sebesar 3,51 U/mL sebelum adanya penambahan ekstrak air batang seledri dan nilai Km dan Vmaks berubah menjadi 125,42 ppm dan 2,97 U/mL dengan adanya penambahan ekstrak infusa air batang seledri. Simpulan dan saran: pengujian kandungan senyawa bahan aktif menunjukkan hasil positif pada pengujian flavonoid, sedangkan uji parameter kinetik enzim menunjukkan kenaikan Km dan Vmaks menunjukkan penurunan  dengan adanya penambahan ekstrak infusa air batang seledri.

Keywords


Seledri, Fitokimia, Xantin Oksidase, Infusa Air

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

© All rights reserved 2017. Jurnal Wiyata by Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

ISSN Print: 2355-6498

ISSN Online: 2442-6555

Editor's Address

Street. KH. Wahid Hasyim 65
Kediri East Java Indonesia
Postal Code: 64114
Email: jurnalwiyata@iik.ac.id
Phone. 0354 773299/773535 ext 303
Fax. 0354 721539

View My Website:

site
stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.