Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Jamur Tiram melalui Pelatihan Budidaya Jamur dan Strategi Pemasaran

Muhammad Fariez Kurniawan

Abstract


Latar Belakang: Usaha budidaya jamur di Dusun Gungan, Wukirsari, Cangkringan mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi suatu usaha yang dapat memberikan peningkatan kesejahteraan kepada anggota kelompok wanita tani secara signfikan karena sudah tersedia fasilitas bangunan untuk budidaya yang cukup memadai. Hal ini didukung juga dengan status Dusun Gungan yang merupakan salah satu dusun wisata di desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, sehingga akan memudahkan pemasaran produk olahan jamur tersebut dengan memberikan nilai kekhasannya. Tujuan: Untuk meningkatkan produktivitas dan kontinuitas budidaya jamur tiram serta memberikan peningkatan kualitas produk jamur tiram goreng yang diolah. Metode: Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan melalui penyuluhan dan pengembangan budidaya jamur dan strategi pemasaran, pelatihan budidaya jamur, pengadaan hibah alat spinner, sealer plastik dan timbangan, pelatihan penggunaan alat spinner dan packaging produk jamur crispy. Hasil: Hasil yang didapatkan adalah berupa peningkatan volume kapasitas produksi, packaging dan kualitas produk yang lebih baik. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan produktivitas dan kontinuitas budidaya jamur di Dusun Gungan, Wukirsari dan peningkatan kualitas produk jamur tiram goreng yang diolah.

Keywords


jamur, tiram, budidaya, pengemasan, usaha

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2017). Prosedur Pengurusan Izin-PIRT. https://umkmjogja.com/prosedurpengurusan-ijin-p-irt.html. Diakses januari 2018. Anonim. (2018). Form Permohonan P-IRT Baru/Awal. Diakses januari 2018. https://dinkes.slemankab.go.id/download-file. Bambang Hermanu. (2016). Implementasi Izin Edar Produk PIRT Melalui Model Pengembangan Sistem Keamanan Pangan Terpadu. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu dan Call For Papers UNISBANK Ke-2. Chong, Y.H., and Ng, T.K.W. (1991). Effect of Palm Oil on Cardiovascular Risk. Med. J. Malaysia Vol.46. BPOM. (2012). Pedoman Pemberian Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. Jakarta. I Gusti. (2016). Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Usaha Kecil Olahan Jamur Tiram di Kelurahan Sumerto Kelod Denpasar. Jurnal Bakti Saraswati Vol.05 No.01. ISSN : 2088-2149. Lestari. (2018). Pelatihan Pengembangan Budidaya Jamur dan Strategi Pemasaran. Kelompok Tani Jamur Sedyo Lestari, Sedayu, Bantul. Nunung, M.D dan Abbas, S.D. (2001). Budidaya Jamur Tiram: Pembibitan Pemeliharaan dan Pengendalian Hama-Penyakit. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Totok Hartanto. (2017). Literasi dan Mitigasi Bencana Ala Huntap Dongkelsari. http://wukirsari-sleman.sid.web.id/index.php/first/artikel/206. Diakses januari 2018. Retno, Widowati., Muhammad Rizal., Dhyani Nastiti Purwantiningdyah. (2015). Teknologi Pengolahan Hasil Jamur Tiram serta Analisis Usaha Taninya di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Pros Semnas Masy Biodiv Indon Vol.1 hal : 337-342 Susilawati dan Budi Raharjo. (2010). Petunjuk Teknis Budidaya Jamur Tiram (Pleourotus ostreatus var florida) yang ramah lingkungan. BPPT Sumatera Selatan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.