Pengaruh Intervensi Terhadap Pengetahuan Farmasis Remaja Tentang Swamedikasi

Erma Yunita, Fadilah Qonitah, Kharismatul Khasanah, L.M. Andi Zulbayu, Mistriyani Mistriyani, Nofran Putra Pratama, Nurul Jannah, Putri Indah Sayakti, Septi Wulandari, Syamsu Nur, Triana Hertiani

Abstract


Latar Belakang: Farmasis remaja memiliki peran dalam pembangunan kesehatan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penerapan swamedikasi. Tujuan: Pentingnya peran farmasis remaja dalam swamedikasi mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian dengan tema pengenalan peran farmasis remaja dalam swamedikasi. Metode: Peserta diberikan pretest dan selanjutnya diberi intervensi berupa materi umum terkait swamedikasi, diskusi dan praktek swamedikasi bersama tutor. Media yang digunakan berupa materi dalam bentuk power point, modul dan alat peraga. Kegiatan diakhiri dengan melakukan posttest pada peserta yang sama. Hasil: Hasil pretest menunjukan bahwa hanya 14 peserta (20,29%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 50 peserta (72,46%) berpengetahuan cukup dan 5 peserta (7,25%) memiliki pengetahuan kurang. Nilai rata-rata hasil pretest adalah 57,10. Setelah diberi intervensi, hasil posttest menunjukan bahwa 66 peserta (95,65%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan hanya sejumlah 3 peserta (4,35%) yang masih memiliki pengetahuan cukup. Nilai rata-rata posttes adalah 85,60. Kesimpulan: Adanya peningkatan nilai ini menunjukkan bahwa pemberian intervensi dalam program pengenalan farmasis remaja dalam swamedikasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan siswa SMK Pelita Bangsa Yogyakarta tentang swamedikasi. Perlu dilakukan penelitian sejenis dengan jangka waktu antara pretest dengan posttest lebih dari 1 bulan.

Keywords


Pengetahuan, farmasis remaja, intervensi, swamedikasi

Full Text:

PDF

References


Aida, N. 2016. Gambaran Pengetahuan Swamedikasi Demam Oleh Ibu Di Desa Pojok Kidul Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Karya Tulis Ilmiah. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatahn Universitas Muhammadiyah.

Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Tjay, H.T dan Raharja, K. 2007. Obat-Obat Penting. Edisi kelima. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional. 8 Juli 2003. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 4301. Jakarta.

Yusuf, Muhammad. 2014. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Kejang Demam Menggunakan Audio Visual Terhadap dan Sikap Ibu Dengan Anak Riwayat Kejang Demam. Skripsi. Surakarta: Stikes Kesuma Husada Surakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.